Khasus Video Ariel Dan Luna Maya Kembali Jadi Sorotan Publik

Agen Casino

Khasus Video Ariel Dan Luna Maya Kembali Jadi Sorotan Publik – Masalah video mesum yang menyertakan musikus terkenal Ariel dan dua artis, yakni Luna Maya serta Cut Tari, kembali jadi sorotan publik. Hal tersebut bersamaan permintaan praperadilan yang dilayangkan LP3HI berkaitan status terduga Luna serta Tari yang menggantung saat delapan tahun.

Kepala Biro Penerangan Penduduk Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal menyanggah pihaknya menggantung status hukum Luna serta Tari. Ia menyatakan, perlakuan masalah video mesum yang menyeret dua artis cantik itu masih tetap berjalan.

” Proses hukum masih tetap berlanjut, tidak ada arti digantung, ” tutur Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/8/2018).

Iqbal menjelaskan, proses penyidikan masalah di Polri tidak dapat dipukul rata. Menurutnya, perlakuan tiap-tiap masalah mempunyai tingkat kesusahan yang berlainan. Tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan cepat.

Jenderal bintang satu itu kembali menyatakan, pihaknya belumlah hentikan proses penyidikan masalah video mesum yang menyertakan Luna serta Tari.

” Masalah ini benar-benar belumlah ada SP3 (surat perintah penghentian penyidikan). Masih tetap ada proses hukum, ” kata Iqbal.

Diluar itu, Polri tidak mempersoalkan usaha praperadilan yang dikerjakan LP3HI berkaitan masalah hukum Luna serta Tari. Prinsipnya, kata Iqbal, Polri menghormati semua usaha hukum yang dikerjakan penduduk saat sama dengan ketentuan yang laku.

” Kami menghormati itu serta kami akan menanti putusan praperadilan itu ya, ” Iqbal memungkasi.

Masalah video mesum yang menyertakan tiga orang public figure ini sudah sempat menghebohkan penduduk pada 2010 kemarin. Ketiganya sudah diputuskan menjadi terduga. Akan tetapi, baru Ariel yang sudah divonis bersalah serta melakukan hukuman saat 3, 5 tahun penjara.

Delapan tahun lalu, LP3HI menuntut perlakuan masalah hukum Luna serta Tari lewat praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gagasannya, praperadilan itu akan diputus pada Selasa, 7 Agustus 2018 besok.