Aparat Sediakan Perahu Buat Masyarakat Korban Banjir Ke Arah TPS

Agen Casino

Aparat Sediakan Perahu Buat Masyarakat Korban Banjir Ke Arah TPS – Beberapa ribu personil kombinasi siap amankan penerapan Pemilu 2019. Sekitar 31 kecamatan jadi titik pengamanan, termasuk juga lokasi yang terkena musibah banjir. Aparat akan sediakan perahu buat masyarakat korban banjir ke arah TPS.

Pantauan, Senin (15/4/2019), 1.861 personil kombinasi TNI Polri lakukan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS Pemilu 2019 dari Dome Balerame, Pemkab Bandung ke arah TPS semasing di 31 kecamatan.

Apel ini di pimpin langsung oleh Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan. Dalam sambutannya Indra mengutamakan pada 1.861 personil kombinasi yang ada untuk mengawasi keamanan serta kenyamanan penduduk waktu penerapan.

“Ini hari kita melakukan apel geser pasukan, ada 1.861 personil kombinasi TNI Polri melakukan pengamanan pungut serta kalkulasi nada. Mereka saat ini digeser ke TPS lakukan pengamanan logistik-logistik pemilu serta pastikan keamanan TPS,” tuturnya selesai apel.

Dari info yang dikumpulkan detikcom, ada seputar 218 TPS yang direlokasi dari tempat banjir oleh KPU Kabupaten Bandung. Hal itu, jadi perhatian spesial pihak keamanan.

“Kita telah membuat mengantisipasi serta pengaturan dengan pemerintah daerah. Dengan KPU, untuk tiga titik kecamatan, Dayeuhkolot, Baleendah serta Bojongsoang, kami serta BPBD sediakan kendaraan perahu serta fasilitas angkut yang lain hingga dapat memberi pertolongan pada penduduk untuk ke arah TPS nya,” katanya.

Begitu juga kendaraan operasional polri, akan dipakai untuk antar jemput penduduk yang akan lakukan pencoblosan.

“Iya, ada perahu, ada mobil ada truk kita pakai sebab ada banyak TPS yang direlokasi dari titik awal,” imbuhnya.

Pihaknya mengharap pada penduduk tidak untuk golput. Diluar itu, janganlah takut ada intimindasi sebab TNI Polri siap lakukan pengamanan serta membuat perlindungan penduduk.

“Imbauan, salurkan hak penduduk untuk memastikan pemimpin begeri ini. Lalu, jangan sampai takut kami TNI Polti ada di garda paling depan jika ada yang mengganggu pemilu ini,” ujarnya.