Home / Berita Umum / Ada Dua Point Yang Akan Dimasukkan Dalam Koreksi Peraturan Itu

Ada Dua Point Yang Akan Dimasukkan Dalam Koreksi Peraturan Itu

Ada Dua Point Yang Akan Dimasukkan Dalam Koreksi Peraturan Itu – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan tengah menyiapkan koreksi dua ketentuan mengenai ojek online (ojol).

Dua peraturan yang disebut yaitu, Ketentuan Menteri Perhubungan Nomer 12 Tahun 2019 mengenai Perlindungan Keselamatan Pemakai Sepeda Motor yang Dipakai untuk Kebutuhan Warga serta Ketetapan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomer KP 348 mengenai Dasar Penghitungan Cost Layanan Pemakaian Sepeda Motor Yang Dipakai Untuk Kebutuhan Warga Yang Dikerjakan Dengan Aplikasi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi menjelaskan ada dua point yang akan dimasukkan dalam koreksi peraturan itu. Pertama, sangsi buat perusahaan penyuplai layanan aplikasi ojek online alias aplikator yang tidak patuhi peraturan. Ke-2, ketentuan berkaitan potongan harga atau promosi yang ditawarkan aplikator.

“Sebenarnya dari saat ini kami telah sediakan pada wording (kalimat) baru, koreksi baru untuk PM 12 termasuk juga Kepmentri 348. Pertama tersangkut sangsi telah kami sediakan, ke-2 tersangkut permasalahan potongan harga itu juga kami sediakan,” tuturnya, Kamis (16/5).

Dia menjelaskan koreksi peraturan ojek online akan menanti hasil mendalam dari survey. Kemenhub sekarang ini lakukan dua survey atas pemberlakuan ketentuan baru itu. Survey pertama dikerjakan Tubuh Riset serta Peningkatan Pertahanan (Balitbang) Kemenhub .

Selain itu yang ke-2, dikerjakan dan instansi survey berdiri sendiri. Hasil survey itu nanti akan jadikan referensi untuk pelajari ketentuan yang ada.

Untuk yang dikerjakan Balitbang, sekarang ini survey telah usai. Survey tunjukkan jika pengemudi ojek online dengan rata-rata akui senang atas ketentuan penentuan biaya baru yang dikerjakan Kementerian Perhubungan waktu lalu.

Sedang dari bagian customer, dia menyebutkan sekitar 60 % responden mengatakan ikhlas dengan berlakunya biaya baru.

“Hasil survey Balitbang Kemenhub yang telah kami sediakan pada Pak Menteri (Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi) itu lihat bagaimana persepsi, pendapat, serta tanggapan pasar atau pengemudinya,” tuturnya.

Sedang yang dikerjakan instansi berdiri sendiri, hasil survey akan diberikan pada tanggal 18 Mei 2019.

About penulis77